“Tentu tidak cukup hanya dengan membaca dan berfikir untuk mencintai Alqur’an.
Ada ungkapan yang sering kita dengarkan yakni “tak kenal maka tak sayang”. Ungkapan tersebut mengingatkan kita bahwa, jika ingin mencintai al-Quran, maka kita harus mengenalinya secara utuh, yakni dengan cara membacanya, memahami maknanya, menghafalkan serta mengamalkannya,”tandasnya.
“Insya Allah dengan mencintai Al qur’an, kita semua dan terkhusus anak anak kita akan mewarnaai peradaban kini dan masa depan dengan tanpa tersesat oleh berbagai macam perkembangan yang menyesatkan, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, “Aku tinggalkan kepadamu dua perkara. Kamu tidak akan tersesat selama kamu berpegang kepada keduanya,Yaitu kitab Allah(Al-Qur’an) dan Sunnah Nabi-nya (Hadits),”tutur Sulianti menambahkan.
Iapun berharap, momentum perlombaan tahfidz alqur’an tingkat anak anak yang digelar bersamaan dengan masuknya bulan Ramadhan, dapat memberikan kekuatan dan semangat untuk mencintai Alquran.
“Sebagai ketua umum Perwis Kabupaten Banggai, Izinkan saya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada semua pihak yang terlibat mempersiapkan kegiatan ini. Semoga semua yang kita lakukan ini adalah kebajikan yang tidak sia sia di hadaan Allah,”pungkasnya diaminkan undangan yang hadir saat itu.
