Mediasi memanas, warga bongkar fakta pipa belum terhubung di Dusun 3
BANGGAIPOST, LUKTIM – Mediasi proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Desa Hunduhon, Selasa (5/5/2026) berlangsung tegang. Forum yang mempertemukan Dinas PUPR, pemerintah desa, dan pihak kecamatan itu dipenuhi protes keras dari warga.
Pemicunya ada;ah klaim PUPR yang menyebut proyek air bersih telah rampung dan kini masuk tahap pemeliharaan. Pernyataan itu langsung dipertanyakan karena dinilai bertolak belakang dengan kondisi di lapangan.
Warga membongkar fakta. Jaringan pipa di sejumlah titik belum tersambung, khususnya di Dusun 3. Akibatnya, sebagian masyarakat masih belum menikmati aliran air bersih.
“Kalau dibilang selesai, kenapa masih ada pipa yang belum terhubung? Di Dusun 3 belum terlayani,” tegas salah satu warga dalam forum, memicu suasana tegang.
Tekanan itu membuat pihak PUPR tak lagi leluasa. Kabid AMAL (Air Minum dan Air Limbah), Cristopel Satolom, akhirnya menyatakan komitmen untuk menuntaskan pekerjaan yang masih bermasalah.
“Secepatnya akan kami selesaikan,” ujarnya.
Namun bagi warga, janji tak cukup. Mereka menuntut pembuktian di lapangan, bukan sekadar pernyataan dalam forum. Air bersih adalah kebutuhan dasar, bukan proyek yang selesai di atas kertas.
Pemerintah desa dan pihak kecamatan pun didorong untuk lebih tegas mengawal proses penyelesaian proyek hingga benar-benar tuntas dan merata dirasakan seluruh warga.)*/Alin)












