Iklan Banggai Post
Makan Bergizi Gratis

Keracunan MBG di Banggai Kepulauan Berulang, Pemerintah Diminta Sampaikan Hasil Pemeriksaan

Dugaan awal dalam kejadian September 2025 mengarah pada menu lauk ikan. Sejumlah laporan menyebut ikan cakalang atau tuna goreng saus. BGN ketika itu menyebut adanya kemungkinan kaitan dengan pergantian pemasok ikan. Sampel makanan kemudian dikirim untuk pemeriksaan laboratorium, sementara distribusi MBG sempat dihentikan dan dilakukan investigasi.

Pada Maret 2026, kejadian serupa kembali dilaporkan di wilayah Tinangkung. Sekitar 12–15 siswa disebut mengalami keluhan kesehatan. Pemerintah daerah saat itu menyatakan telah terjadi dua kejadian luar biasa (KLB) keracunan makanan yang berkaitan dengan pelaksanaan MBG.

Evaluasi dilakukan, termasuk pemeriksaan sampel makanan dan pemantauan terhadap pelaksanaan program. Dalam evaluasi tersebut juga disampaikan bahwa dapur penyedia MBG harus memenuhi standar keamanan pangan sebelum beroperasi.

Kejadian pada 20 Agustus 2026 kembali menambah daftar kasus yang perlu ditelusuri. Hingga berita ini disusun, belum terdapat kesimpulan resmi mengenai penyebab keluhan kesehatan yang dialami 52 siswa tersebut.

Pemeriksaan terhadap kondisi siswa, makanan yang dikonsumsi, bahan baku, proses pengolahan, serta distribusi makanan menjadi bagian penting untuk memastikan penyebab kejadian.

Bagikan: