BANGGAIPOST.COM, LUWUK TIMUR – Kantor Perpustakaan yang berada di kawasan Kantor Kecamatan Luwuk Timur dikabarkan kerap tutup dan belum berfungsi secara optimal sebagaimana tujuan awal pembangunannya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Banggaipost, fasilitas perpustakaan tersebut dibangun sebagai sarana penyedia akses informasi, literatur, dan ilmu pengetahuan bagi masyarakat. Keberadaannya juga diharapkan dapat mendukung pembelajaran sepanjang hayat, memfasilitasi kegiatan riset, serta menjadi ruang publik yang mendorong tumbuhnya budaya literasi.
Namun, harapan tersebut dinilai belum sepenuhnya terwujud. Aktivitas di perpustakaan terpantau minim dan tingkat kunjungan masyarakat disebut masih sangat rendah.
“Sejauh ini meski ada perpustakaan, hampir tidak ada yang datang. Bahkan sering tutup. Biasanya hanya ada petugas dari Dinas Perpustakaan yang sesekali datang,” ujar salah satu pihak di Kecamatan Luwuk Timur saat dikonfirmasi.
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan dari sejumlah warga terkait efektivitas pemanfaatan bangunan perpustakaan yang telah dibangun. Mereka berharap ada langkah konkret dari instansi terkait untuk mengoptimalkan kembali fungsi perpustakaan sebagai sarana pendidikan dan peningkatan minat baca masyarakat.
Selain peningkatan pelayanan dan kepastian jam operasional, berbagai program literasi dinilai perlu digelar secara rutin agar keberadaan perpustakaan lebih dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya kalangan pelajar di Kecamatan Luwuk Timur.
Hingga berita ini diterbitkan, Banggaipost masih berupaya mengonfirmasi pihak Dinas Perpustakaan Kabupaten Banggai terkait operasional, pengelolaan, dan pemanfaatan perpustakaan tersebut.
(Alin)












