Ekonomi

Jual Beli Kerang Se-Se di Luwuk Timur Bantu Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

BANGGAIPOST, LUWUK TIMUR

Aktivitas jual beli kerang atau yang dikenal masyarakat sebagai se-se mulai memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga di Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai. Meski masih dalam tahap uji coba, usaha ini dinilai memiliki potensi besar menjadi salah satu sumber pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir.

Pemilik usaha, Aseng, mengatakan kerang dibeli dari masyarakat dalam kondisi utuh dengan harga Rp500 per kilogram. Selanjutnya, kerang diproses dengan memisahkan daging dari cangkangnya. Proses tersebut juga melibatkan masyarakat setempat sehingga membuka peluang tambahan penghasilan bagi warga. Hasil olahan kerang kemudian dikirim ke Surabaya.

“Kami membeli kerang dalam kondisi utuh seharga Rp500 per kilogram. Untuk proses pemisahan cangkangnya juga melibatkan masyarakat setempat sehingga mereka mendapat tambahan penghasilan,” ujar Aseng.

Ia menjelaskan, volume pembelian masih belum menentu karena usaha tersebut masih berada pada tahap uji coba dan disesuaikan dengan kebutuhan pasar.

“Pada tahap uji coba ini, pembelian biasanya sekitar 200 kilogram, tetapi jumlahnya bisa berubah sewaktu-waktu,” katanya.

Kerang yang diproses di lokasi usaha di Desa Uwedikan diperoleh dari sejumlah desa di Kabupaten Banggai. Apabila permintaan pasar terus meningkat, kapasitas pengiriman ditargetkan dapat mencapai 15 ton dalam satu kali pengiriman.

Bagikan: