Wakil Ketua I DPRD Banggai kritik kualitas finishing hingga kondisi oprit yang dinilai belum sesuai standar teknis
BANGGAIPOST.COM, Luwuk Timur โ Pekerjaan pengecatan ulang pada Jembatan Desa Baya, Kecamatan Luwuk Timur mulai dilakukan setelah sebelumnya proyek bernilai lebih dari Rp4 miliar itu mendapat sorotan dari Wakil Ketua I DPRD Banggai, Wardani Murad Husain saat melakukan reses di lokasi.
Pantauan di lapangan, Sabtu (16/5), sejumlah pekerja terlihat mulai melakukan pengecatan ulang pada bagian railing jembatan yang sebelumnya dilaporkan telah memudar meski proyek baru sekitar tiga bulan selesai dikerjakan.
Sorotan terhadap proyek tersebut mencuat saat Wardani melakukan peninjauan langsung di lokasi pada Senin, 11 Mei 2026. Dalam kunjungannya, politisi Fraksi Gerindra itu menilai kualitas finishing proyek jauh dari harapan untuk ukuran pekerjaan bernilai miliaran rupiah.
โBaru selesai dikerjakan tapi catnya sudah mulai pudar. Harusnya proyek dengan anggaran sebesar ini kualitas pekerjaannya benar-benar dijaga,โ tegasnya.
Tak hanya soal cat yang memudar, Wardani juga menyoroti kondisi oprit jembatan yang dinilai belum memenuhi standar teknis. Timbunan di sisi oprit terlihat belum rata dan dikhawatirkan mudah tergerus saat musim penghujan.
โOprit seharusnya dipadatkan menggunakan Bomag agar material tidak mudah hanyut terbawa air. Kalau seperti ini, kualitas pekerjaan patut dipertanyakan,โ ujarnya.
