LUWUK, BANGGAIPOST.COM
Rencana Jambore Pendidikan di Sandakan pada awal November mendatang dikeluhkan salah satu kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai. Keluhan tersebut berkaitan dengan dugaan permintaan setoran sebesar Rp500 ribu kepada setiap kepala sekolah. “Pak, tolong ditindaklanjuti,” ujar sumber.
Menurut sumber, permintaan tersebut menjadi beban bagi kepala sekolah di tengah berbagai kebutuhan operasional pendidikan. “Kasihan pihak kepala sekolah, sudah susah begini baru mau diminta lagi uang seperti ini,” keluhnya. Sumber memperkirakan, jika setoran tersebut dibebankan kepada 4.000 kepala sekolah, totalnya dapat mencapai Rp2 miliar. Namun, jumlah tersebut masih berupa perkiraan dan belum terkonfirmasi.
Dihubungi media ini, Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai, *Ichwan Dj Amatahir*, meminta agar informasi mengenai pembiayaan dikonfirmasi kepada panitia. “Silakan konfirmasi ke panitianya, karena itu kegiatan jambore khusus kepala sekolah, dan mereka panitianya langsung,” kata Ichwan
Panitia Sebut Masih Tahap Rancangan
Sementara itu, pihak panitia menjelaskan bahwa persiapan Jambore Pendidikan masih berada pada tahap awal. Pertemuan yang melibatkan pengurus Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTK), Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) SD, dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP baru menghasilkan rancangan kepanitiaan.
