Ia meminta agar opini publik tidak dibangun hanya karena pengawas tidak terlihat di lokasi pada waktu tertentu. Menurutnya, asumsi semacam itu berpotensi menyesatkan dan merugikan pihak-pihak yang bekerja sesuai aturan.
Meski demikian, Iman mengakui bahwa pengawasan dari masyarakat tetap penting sebagai bentuk kontrol sosial. Namun ia menegaskan bahwa kritik seharusnya disampaikan berdasarkan fakta dan data, bukan dugaan semata.
Di akhir pernyataannya, tokoh yang dikenal aktif dan peduli terhadap pembangunan di Luwuk Timur itu menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Banggai serta Dinas PUPR dan dinas terkait lainnya yang selama ini terus memberikan perhatian terhadap pembangunan demi kelancaran dan kemajuan Kecamatan Luwuk Timur.
“Semua ini demi kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah,” pungkasnya.
Sebelumnya, Camat Luwuk Timur saat melakukan monitoring proyek pengaspalan di Desa Boitan menyampaikan bahwa dirinya tidak mendapati pengawas PUPR berada di lokasi pekerjaan. Hal tersebut kemudian memicu perhatian dan pertanyaan publik terkait sistem pengawasan proyek tersebut.(Alin)
