Infantino sebelumnya memanggil anggota Dewan Fifa dalam pertemuan di Rabat, Maroko, pada Rabu (5/8/2026).
Setelah pertemuan tersebut, Fifa mengeluarkan pernyataan atas nama Infantino dan Sekretaris Jenderal Mattias Grafstrom. Keduanya menyampaikan permintaan maaf atas proposal FFE, tetapi pada saat yang sama memperingatkan bahwa Fifa tidak akan lagi mentoleransi serangan terhadap integritas, tata kelola, maupun proses organisasi.
Fifa menyatakan terbuka terhadap pengawasan yang sah. Namun, menurut organisasi tersebut, kritik tidak boleh berubah menjadi penyebaran informasi yang dianggap tidak akurat atau menyesatkan.
“Fifa menyambut pengawasan yang sah. Namun pengawasan bukan lisensi untuk memutarbalikkan fakta, membesar-besarkan tuduhan yang tidak berdasar, atau menciptakan gangguan yang dirancang untuk merongrong kemajuan,” tegas Fifa.
Organisasi sepak bola dunia itu juga memperingatkan akan mengambil sikap tegas terhadap pemberitaan yang dianggap tidak akurat.
“Jika pemberitaan tidak akurat atau menyesatkan, Fifa akan menentangnya secara langsung dan tegas.”(RBP)
