“Kami juga menghadirkan hiburan dari artis lokal agar suasana lebih meriah dan masyarakat semakin terhibur,” tambah Abd. Rahman.
Pemilihan Pantai Popat Sampu’un sebagai lokasi kegiatan dinilai strategis, mengingat potensi wisata yang dimiliki kawasan tersebut. Selain menikmati kuliner, pengunjung juga dapat menikmati keindahan alam pantai.
Melalui kegiatan ini, pemerintah desa berharap Festival Ketupat dapat menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat kebersamaan sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata lokal.
Dengan konsep yang memadukan tradisi, kuliner, dan hiburan, Festival Ketupat Taloyon 2026 dipastikan menjadi salah satu agenda yang sayang untuk dilewatkan masyarakat.
