Berita Utama

Warga Bongkar Dugaan Permainan Jaringan PDAM Banggai: Air Lancar Harus Bayar Rp3,5 Juta

PLT Direktur PDAM Bantah Ada Permainan
Sementara itu, PLT Direktur PDAM Banggai, Damri Dayanun, saat dikonfirmasi membantah adanya permainan jaringan seperti yang ditudingkan warga. Meski demikian, ia mengaku akan menelusuri jika ada bawahannya yang terbukti melakukan pelanggaran.
“Kalau bapak ada informasi lengkap dengan nama pegawai PDAM, kasih sama saya supaya saya ambil langkah penyelesaian dan sanksi yang cocok kalau terbukti,” ungkapnya, Minggu (8/2).
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya hanya menyiapkan biaya pemasangan sekitar Rp200 ribu, bukan Rp3,5 juta seperti yang disebutkan.

Terkait layanan air tangki, Damri menyebut tidak ada pungutan kepada warga karena pelayanan tersebut merupakan keputusan bersama DPRD.
“Justru PDAM yang bayar mobil tangki 300 ribu satu ret air. Jangan jadi fitnah ini barang pak,” tegasnya.
Terlepas dari polemik tersebut, Damri juga menjelaskan bahwa pihaknya saat ini masih menelusuri sumber air Keles yang disebut mengalami penurunan debit.
“Saya evaluasi dulu sumber dan jaringannya supaya bisa terukur memastikan kepastian mengalir,” pungkasnya.(Alin)

Bagikan: