Berita

Viral Ambulans Tak Antar Jenazah Bocah, Samiun: Jangan Langsung Salahkan Program

“Kami berharap ada investigasi terhadap informasi yang beredar. Harus dilihat terlebih dahulu bagaimana aturan penggunaan ambulans tersebut, siapa yang mengambil keputusan, dan apakah sudah sesuai prosedur atau tidak,” katanya.

Kasus ini mencuat setelah keluarga almarhum Aziel (3), warga Desa Peling Seasa, Kecamatan Bulagi, mengaku tidak dapat menggunakan ambulans Program Berani Sehat untuk mengantar jenazah menuju Desa Sosom, lokasi pemakaman.

Peristiwa itu kemudian viral di media sosial dan memicu berbagai tanggapan masyarakat. Sebagian warga mempertanyakan kebijakan penggunaan ambulans, terutama dalam situasi kedukaan dan kebutuhan kemanusiaan.

Samiun menilai polemik tersebut justru dapat menjadi momentum evaluasi agar pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

“Kalau memang ada kekeliruan dalam pelaksanaan di lapangan, tentu harus diperbaiki. Namun jika aturan memang membatasi penggunaan ambulans hanya untuk pasien hidup, maka hal itu juga perlu dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman,” ujarnya.(Alin)

Bagikan: