“Kami berharap media membantu berjalannya produksi, memberikan dukungan dalam pemberitaan, menyosialisasikan kegiatan hulu migas dan lainnya,” katanya.
Ary juga menegaskan bahwa SKK Migas maupun perusahaan hulu migas tidak anti terhadap kritik. Menurutnya, kritik yang disampaikan secara konstruktif justru diperlukan sebagai bagian dari kontrol sosial.
“Kami tidak anti kritik. Kalau ada ide yang membangun, silakan. Teman-teman media adalah kontrol sosial,” tegasnya.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada insan pers serta perusahaan K3S yang selama ini turut mendukung kegiatan tersebut.
“Kami berterima kasih dengan teman-teman dan perusahaan K3S. Kami berharap kami tetap dapat berkontribusi demi kebaikan bersama,” tuturnya.
Dari organisasi profesi, Sekretaris PWI Sulawesi Tengah, Temu Sutrisno, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membersamai PWI dalam pelaksanaan kegiatan peningkatan kompetensi wartawan.
Ia menilai, kompetensi merupakan salah satu jalan untuk menentukan kelayakan seorang wartawan dalam menjalankan profesinya.
“Kompetensi menjadi jalan untuk menentukan kelayakan wartawan,” ujarnya.
Temu juga memberikan apresiasi khusus kepada JOB Tomori dan SKK Migas Kalsul yang dinilai telah memberikan dukungan luar biasa terhadap peningkatan kompetensi wartawan.
