“Saya masih ingat, saat periode pertama menjabat pada tahun 2022, Bupati Banggai menyampaikan akan membangun jalan ini. Pernyataan itu disaksikan para kepala desa dan masyarakat. Namun hingga berakhir masa jabatan pertama bahkan memasuki periode kedua, janji tersebut belum juga direalisasikan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Dade juga menilai hanya sebagian kecil anggota DPRD Kabupaten Banggai dari Daerah Pemilihan (Dapil) I yang aktif memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Ia menyebut legislator dari Partai NasDem dan PAN masih rutin menyerap dan memperjuangkan keluhan warga, sementara partai-partai lain dinilai nyaris tidak pernah hadir mendengar persoalan masyarakat.
“Sejauh ini yang sering menyerap aspirasi masyarakat hanya dari Partai NasDem dan PAN. Kedua partai itu cukup banyak berkontribusi memperjuangkan aspirasi warga Desa Lontos. Sementara partai lainnya di Dapil I hampir tidak pernah terlihat mendengar keluhan masyarakat,” ungkapnya.
Melalui aksi tersebut, warga berharap Pemerintah Kabupaten Banggai segera mengambil langkah nyata memperbaiki jalan yang menjadi akses utama masyarakat sekaligus jalur distribusi hasil pertanian dari tiga desa.
Dade menegaskan, apabila tidak ada respons dari pemerintah, warga telah menyiapkan aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar.
