Sportivo

Ritual “La Banda del Palo Santo”, Rahasia Spiritual Trio Bek Argentina Jelang Final Piala Dunia 2026

Romero menyadari botol air suci hampir tertinggal dan langsung meminta utilero mengambilkannya.

“Apa yang saya lupa? Air suci. Saya minta diambilkan oleh utilero. Kami pakai berdua dengan Lisandro.”

Dalam video yang beredar luas, Romero terlihat menuangkan air suci ke telapak tangan, membuat tanda salib, lalu mengusapkannya ke dahi. Sementara Martínez mengoleskannya ke kedua kaki. Menariknya, keduanya kemudian sama-sama mencetak gol pada pertandingan tersebut.

Romero sendiri dikenal berasal dari keluarga Katolik yang taat di Córdoba. Bahkan, tali pusarnya dikuburkan di Santuario de Alta Gracia sebagai bentuk nazar keluarga sejak ia masih bayi.

Selain palo santo dan air suci, ruang ganti Argentina juga disebut selalu dilengkapi altar kecil berisi gambar Virgen de Luján, Virgen Desatanudos, Difunta Correa, serta botol air suci. Perpaduan antara keyakinan Katolik dan ritual pembersihan energi inilah yang kemudian melekat pada kelompok yang dijuluki “La Banda del Palo Santo”.

“Bagi saya ini adalah gaya hidup. Saya mencari keseimbangan energi. Di sepak bola kami hidup dengan ribuan emosi,” ujar Martínez menjelaskan filosofi di balik ritual tersebut.

Bagikan: