Sejumlah informasi yang dihimpun polisi dari orang-orang terdekat korban menyebutkan bahwa MY dikenal memiliki kepribadian tertutup dan tidak banyak bergaul. Seorang teman dekat juga mengaku korban pernah menyinggung persoalan keluarga, meski tidak pernah menjelaskan secara rinci.
Selain itu, teman korban menyampaikan bahwa semasa di sekolah, MY beberapa kali merasa diabaikan oleh lingkungan pergaulannya.
Meski demikian, kepolisian menegaskan belum dapat menyimpulkan adanya kaitan antara keterangan tersebut dengan peristiwa yang terjadi. Seluruh informasi masih sebatas bahan pendalaman.
Pihak keluarga menerima kepergian korban sebagai musibah dan menyatakan tidak bersedia dilakukan visum terhadap jenazah.
Polisi mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi psikologis anggota keluarga maupun orang-orang di sekitar. Mengenali perubahan perilaku dan memberikan ruang untuk berbagi cerita dinilai dapat menjadi langkah awal dalam mencegah terjadinya peristiwa serupa.(Alin)
