Berita Utama

Proyek Miliaran Rupiah Tahun 2024, Waket 1 DPRD Banggai Temukan Bangunan Pasar Simpong Sudah Retak

Reses Wakil Ketua DPRD Banggai Wardani Murad Husain terkait pertanggungjawaban APBD Tahun 2024 di proyek pembangunan Pasar Simpong, Rabu 21 Mei 2025.

“Menurut pengelolah yang diberi tanggungjawab di pasar, IPALnya memang kurang, yang ada 1 IPAL hanya berkapasitas 5.000 liter, yang dibutuhkan harusnya kapasitas 10.000 liter. Sementara terpasang hanya ada 2 IPAL, sehingga perlu dilakukan penambahan 2 IPAL lagi, pada sisi kiri pasar dan bagian belakang,”terangnya.

“Menjadi masalah juga air limbahnya di buang di got, tetapi gotnya tidak berfungsi karena di penuhi sampah. Got dibangun tidak berdasarkan kemiringan. Ini anggaran besar, tapi hasilnya tidak sesuai yang diharapkan. Dibagian lain juga terdapat genangan air, karena sisi kiri dan kanan bangunan, tidak memiliki saluran air,”pungkasnya.

TEMUAN BADAN PEMERIKSA KEUANGAN

Terkait pembangunan Pasar Simpong yang baru, sebelumnya Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi Tengah, menemukan kekurangan volume pada pekerjaan pengecoran plat lantai beton.

Temuan ini tercatat dalam dokumen Laporan Hasil Pemeriksaan Kepatuhan BPK atas Belanja Daerah Pemerintah Kabupaten Banggai Tahun Anggaran 2024.

Disebutkan, berdasarkan pemeriksaan fisik pada tanggal 7 Oktober 2024 dan 14 November 2024 bersama PPK, PPTK, pengawas lapangan, penyedia, konsultan pengawas dan Inspektorat menunjukkan terdapat kekurangan volume pada pekerjaan pengecoran plat lantai beton sebesar Rp35.570.184,65.

Bagikan: