Pengaduan seorang petani kepada Mentan terkait dugaan permintaan uang hingga Rp150 juta untuk memperoleh bantuan combine harvester kemudian mendapat perhatian luas.
Di tengah derasnya desakan publik, masyarakat juga perlu memberikan kesempatan kepada Polresta Banggai untuk melakukan pengusutan atas dugaan tersebut sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Namun, kesempatan kepada aparat untuk bekerja bukan berarti pengawasan publik harus berhenti. Pengawalan masyarakat tetap dibutuhkan agar proses pengusutan berjalan transparan dan kasus ini dapat terungkap secara terang benderang.
Publik tentu ingin mengetahui siapa yang diduga meminta uang, bagaimana mekanismenya, kepada siapa permintaan tersebut disampaikan, serta apakah terdapat pihak lain yang terlibat.
Pada saat yang sama, semua pihak perlu menghormati proses hukum dan tidak menjatuhkan vonis sebelum adanya hasil penyelidikan maupun penyidikan yang dapat dipertanggungjawabkan.(RBP)
