Berita Utama

KPK Tangkap 5 ASN BPK

Nilai proyek tersebut dilaporkan mencapai miliaran rupiah dan melibatkan PT My Icon Technology (MIT) sebagai pemenang pekerjaan. Sementara PT Millenium Solusi Abadi disebut sebagai pemasok perangkat yang digunakan dalam proyek tersebut.

Menurut hasil penyelidikan awal KPK, dana suap sebesar Rp500 juta diduga diberikan oleh pihak swasta kepada pejabat terkait untuk menjaga hubungan dan memastikan peluang memperoleh proyek-proyek berikutnya.

Dalam pengungkapan kasus ini, KPK menemukan modus yang cukup kompleks.

Dikutip dari Kompas.id, para pelaku diduga menggunakan rekening nominee atau rekening pinjam nama untuk menyamarkan aliran uang.

Bahkan, rekening milik pegawai rendahan hingga office boy disebut digunakan sebagai tempat transit dana sebelum uang ditarik secara tunai dan didistribusikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

Sistem tersebut dilakukan dengan metode “buka-tutup rekening” guna menghindari pelacakan transaksi keuangan.

Selain itu, pembagian fee proyek juga diduga telah diatur. KPK menduga terdapat alokasi 5 persen untuk kepala daerah, 3 persen untuk kepala dinas, serta 1 persen untuk pejabat pembuat komitmen dan bendahara proyek.

Dugaan Suap ke Oknum BPK

Perkembangan terbaru mengarah pada dugaan bahwa sebagian dana hasil praktik korupsi tersebut digunakan untuk menyuap oknum auditor BPK.

Bagikan: