Iklan Banggai Post
Opini

Kebaikan Politik Itu untuk Siapa?


Oleh: Supriadi Lawani


Setiap kali pejabat datang menemui rakyat, memberikan bantuan, membangun jalan dan jembatan, membagikan beasiswa, atau meluncurkan program baru, kita menyebutnya sebagai sebuah kebaikan.

Tetapi, pernahkah kita bertanya: untuk siapa sebenarnya kebaikan politik itu?

Pertanyaan ini bukan berarti bantuan itu buruk atau setiap pejabat pasti berniat jahat. Rakyat memang membutuhkan bantuan, dan negara memang wajib hadir.

Namun, politik tidak hanya berbicara tentang apa yang diberikan. Politik juga berbicara tentang siapa yang menjadi semakin kuat setelah sesuatu diberikan.

Bantuan pangan dapat menyelesaikan kebutuhan hari ini. Tetapi pendidikan, pekerjaan, akses modal, teknologi, informasi, dan kesempatan berusaha dapat mengubah kehidupan seseorang bertahun-tahun ke depan.

Di sinilah kita perlu membedakan antara membantu rakyat dan memberdayakan rakyat.

Rakyat yang terus menerima bantuan akan tetap membutuhkan pemberi bantuan. Sebaliknya, rakyat yang memperoleh pengetahuan, pekerjaan, akses ekonomi, organisasi, dan ruang untuk berpartisipasi akan semakin mampu menentukan nasibnya sendiri.

Bagi kekuasaan, keduanya tentu berbeda.

Rakyat yang bergantung lebih mudah dipengaruhi daripada rakyat yang mandiri.

Bagikan: