Lebih jauh, ia menyebut Kejaksaan Agung kini tengah membangun bank talent untuk mengangkat sumber daya manusia unggul. Menurutnya, banyak jaksa yang memiliki talenta justru tenggelam karena tidak diberi kesempatan tampil.
“Banyak teman-teman pintar, tapi tenggelam karena usianya dan tidak diberi kesempatan. Saya ingin mereka yang berprestasi itulah yang mendapat ruang,” ujarnya menambahkan.
Sindiran tajam Burhanuddin ini menjadi peringatan bagi jajaran kejaksaan di daerah agar mengutamakan kinerja, bukan kompromi, dalam pengusulan jabatan.(Alin)
