Berita Utama

Isu Fee Proyek Rumah Sakit Rp392 Miliar Viral, Publik Soroti Transparansi

‎Pembangunan gedung baru RSUD Luwuk merupakan bagian dari program prioritas Pemerintah Kabupaten Banggai di sektor kesehatan. Rumah sakit yang saat ini berstatus tipe B itu direncanakan ditingkatkan menjadi fasilitas yang lebih besar dan modern.

‎Rencana ini telah disampaikan sejak Desember 2024, dengan konsep pembangunan gedung bertingkat enam hingga tujuh lantai, lengkap dengan fasilitas penunjang seperti helipad untuk kebutuhan evakuasi medis.

‎Proyek dirancang menggunakan skema multiyears selama periode 2025–2026, dengan alokasi tahap awal sebesar Rp124 miliar pada tahun 2026.

‎Lokasi pembangunan berada di area depan RSUD existing di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Bungin Timur, Luwuk, dengan konsep tidak mengganggu operasional rumah sakit yang sedang berjalan.

Sorotan Teknis dan Risiko

‎Selain isu yang beredar, proyek ini juga sempat mendapat perhatian dari DPRD Banggai terkait aspek teknis, khususnya ketahanan terhadap gempa. Mengingat wilayah Banggai berada di zona rawan seismik, konstruksi gedung bertingkat tinggi menjadi perhatian serius.

‎Pihak Dinas PUPR Banggai sebelumnya menyatakan desain bangunan telah disesuaikan dengan standar konstruksi tahan gempa, termasuk mempertimbangkan keberadaan sesar aktif di wilayah tersebut.

Belum Ada Klarifikasi Resmi

Bagikan: