“Kepada yang terhormat masyarakat yang ada di lapangan Pagimana, ibunda kami yang mendapat hadiah utama tidak diberikan padahal namanya keluar saat pengumuman. Cuma karena tidak mengikuti penurunan bendera. Setahu kami, tidak pernah diumumkan sebelumnya bahwa yang tidak ikut penurunan bendera tidak berhak mendapat hadiah. Kami hanya butuh penjelasan yang seadil-adilnya dari Camat Pagimana dan panitia, karena ibunda kami ikut jalan sehat dengan berjalan kaki dari Sakna ke lapangan, bukan hanya duduk di tribun. Beliau sudah tua dan lelah, kenapa harus diperlakukan seperti ini?โ
Postingan itu langsung menuai banyak komentar dari netizen.
Salah satunya, akun Rubia Djakria menulis: โSo itu di dengar boli Ola hengge.โ
Komentar lain datang dari akun Toni yang menilai panitia tidak adil:
โPanitia pelaksana lomba harus klarifikasi. Apakah ini kesepakatan bersama atau hanya keputusan sepihak? PK Kades Jayabakti, kasihan beliau sudah dirugikan. Beliau seorang janda, hidup di garis kemiskinan, yang seharusnya dibantu, bukan malah dirugikan.โ
