Ia juga memuji keseriusan Irgi, santri MA Alkhairaat Luwuk yang mendapat beasiswa. Betapa tidak, saat seleksi di Kementerian, ia lulus dengan cukup baik. Tes Bahasa Arab, Irgi lulus di level 4.
Dalam kesempatan itu, Ustadz Idrus mengaku sebelumnya telah mencoba ke pejabat lain, hanya saja yang tersentuh untuk membantu hanya Wardani Murad.
“Sekali lagi, terima kasih. Allah pertemukan kami dengan Ibu Wardani. Apalagi beliau katakan, kalau almarhum ayahnya, dengan Alkhairaat ini seperti saudara,” tandasnya, penuh syukur.
Tak Menyangka
Sementara itu, ibu dari Irgi, Sang Ayu Made Sulastri juga tak henti-hentinya menyampaikan rasa syukur dan haru, atas kebaikan dari Wardani Murad Husain.
Ia mengaku tak menyangka, sang buah hati mendapatkan beasiswa dari Wardani Murad untuk bisa kuliah di luar negeri yakni Mesir.
“Awalnya, saya dihubungi Pesantren Alkhairaat Luwuk, setelah kegiatan Pramuka di Toili. Kami hadir di kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Katanya ada pemilihan santri berprestasi untuk disupport salah satu anggota dewan kuliah di Kairo,” katanya.
Ia bersama sang suami, serta anak hadir di acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan Ponpes Alkhairaat Luwuk. Di acara inilah, diumumkan jika Irgi akan disupport lewat beasiswa dari Wardani Murad Husain.
