Menanggapi sorotan tersebut, Kepala Bidang AMAL Dinas PUPR Kabupaten Banggai, Christopel Satolom, menjelaskan bahwa pekerjaan sarana air bersih di Desa Hunduhon berkaitan dengan peningkatan kapasitas distribusi air.
Menurut Christopel, pekerjaan yang dilakukan mencakup penggantian pipa distribusi dari ukuran 6 inci menjadi 8 inci. Selain itu, dilakukan pula penggantian terhadap jaringan perpipaan yang mengalami kerusakan.
โAda. Sampaikan saja bahwa proyek di Hunduhon pekerjaannya menambah atau memperbesar distribusi air dengan mengganti pipa 6 inci menjadi pipa 8 inci dan mengganti jaringan yang rusak,โ jelas Christopel.
Ia menambahkan, penanganan jaringan menuju Sambungan Rumah (SR) direncanakan melalui pekerjaan pada 2027.
โUntuk jaringan ke Sambungan Rumah (SR) direncanakan akan diperbaiki tahun depan, 2027,โ ujarnya.
Penjelasan PUPR tersebut menunjukkan bahwa penanganan sarana air bersih di Hunduhon dilakukan secara bertahap, termasuk peningkatan kapasitas jaringan distribusi dan rencana perbaikan jaringan menuju Sambungan Rumah.
Meski demikian, Fikri berharap tahapan pekerjaan tersebut tetap diikuti dengan pengecekan menyeluruh di lapangan. Menurutnya, pembangunan sarana air bersih pada akhirnya harus memastikan sistem dapat berfungsi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia juga berharap komunikasi yang telah dibangun dengan Dinas PUPR Banggai segera ditindaklanjuti dengan pemeriksaan langsung ke lokasi.
