Berita Utama

Diduga Sekolah Larang Siswa Ambil Dokumentasi MBG, Transparansi Dipertanyakan


BANGGAIPOST, LUKTIM โ€“ Dugaan pembatasan dokumentasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencuat di sejumlah sekolah di Kecamatan Luwuk Timur. Informasi yang beredar menyebutkan adanya larangan bagi siswa untuk memotret atau merekam menu makanan yang dibagikan di sekolah.

Kabar tersebut cepat menjadi perbincangan di kalangan orang tua siswa dan masyarakat. Pasalnya, MBG merupakan program pemerintah yang menggunakan anggaran negara dan menyasar langsung peserta didik, sehingga semestinya terbuka terhadap pengawasan publik.

Sejumlah warga menilai, jika dugaan larangan dokumentasi itu benar, maka hal tersebut justru menimbulkan kecurigaan dan berpotensi bertentangan dengan prinsip transparansi.

โ€œKalau program ini benar-benar untuk kepentingan anak-anak, kenapa harus takut didokumentasikan? Justru dokumentasi itu bagian dari kontrol sosial,โ€ tegas Ketua Forum Peduli Masyarakat Luwuk Timur (FPMLT), Adnan Basia.

Selain dugaan pembatasan dokumentasi, masyarakat juga mengeluhkan kualitas menu MBG. Beberapa laporan menyebutkan nasi yang kurang matang, telur berbau tidak sedap, hingga buah yang rasanya asam. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran terkait standar kebersihan dan kelayakan konsumsi makanan bagi siswa.

Bagikan: