Pelatih asal Italia itu juga menyebut Brasil memiliki kedalaman skuad yang cukup untuk menghadapi pertandingan-pertandingan besar. Kehadiran pemain senior seperti Neymar tetap dianggap penting, meski kini telah berusia 34 tahun.
Ancelotti menilai laga melawan Norwegia merupakan ujian sesungguhnya bagi ambisi Selecao untuk kembali merebut gelar juara dunia keenam.
Solbakken Hormati Ancelotti, Tetap Optimistis
Sementara itu, Solbakken menunjukkan rasa hormat yang besar kepada Ancelotti. Dikutip Reuters, pelatih Norwegia itu sempat melontarkan pernyataan yang menjadi sorotan usai kemenangan timnya di babak sebelumnya. “Carlo Ancelotti, kami datang untukmu!”
Belakangan, Solbakken menjelaskan bahwa ucapan tersebut hanyalah candaan. Ia bahkan memuji rekam jejak pelatih Brasil tersebut. “Dia mungkin pelatih terhebat dalam sejarah sepak bola Eropa bersama Guardiola, Mourinho, dan satu-dua lainnya. Saya memiliki penghargaan terbesar untuknya. Saya bertemu dengannya beberapa kali saat melatih FC Copenhagen melawan Chelsea dan Real Madrid. Dia orang yang hebat dengan selera humor yang bagus.”
