Ucapan terima kasih ia sampaikan kepada Narasumber, yakni Heru Matayam yang merupakan salah satu curator KEN di kementerian pariwisata, Dhalia yakni Penyelenggaran Event Yogya Heritage Walk, Zulkifli Pagessa, yang merupakan penyelenggaran event seni dan Budaya dari yayasan Bahasuan Institute, dan Nona yang merupakan praktisi pemasaran event, yang telah bersedia datang untuk memberikan pencerahan kepada teman-teman agar dapat meningkatkan kualitas perencanaan dan penyelenggaraan event-event Pariwisata di Provinsi Sulawesi Tengah.
“Perlu bapak dan ibu ketahui, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sedang bekerja keras untuk menata kembali seluruh sektor pariwisata yang terdampak bencara gempa dan bencana covid-19,” ungkapnya.
Olehnya, ia sangat mengapresiasi pelaksanaan workshop ini, mengingat event merupakan salah satu jenis atraksi wisata yang sekaligus merupakan alat promosi yang diharapkan dapat mengawali proses pemulihan sektor kepariwisataan kita.
“Event berperan sebagai atraksi, sebagai alat promosi, dan sekaligus sebagai alat evaluasi kesiapan kita dalam hal kesiapan aksesibilitas, saranan prasarana dan atraksi wisata yang mendukung,” akunya.
