“Untuk serah terimanya belum di laksanakan,saya masih mo pelajari dulu bagaimana memanfaatkan air ini agar benar – benar dapat di rasakan azas manfaatnya untuk masyarakat.Mengiangat jangan sampai kita sudah terima kemudian fasilitas rusak,nanti kita kerepotan,semisalnya pipa yang bocor tersebut,” pungkasnya
Menariknya dari informasi tersebut,bahwa sala satu jaringan pipa yang di katakan mengalami kebocoran akibat terlindas mobil,hal itu tentunya menjadi pertanyaan bahwa sebenarnya mekanisme dari pekerjaan seperti apa sehingga pipa yang seharusnya di timbun dalam tanah dapat terlindas ban mobil.
Bahkan menurut informasi juga dana pembangunan sarana air bersih tersebut memakan anggaran sebesar Rp 600.000,000 juta namun item pekerjaan tersebut tidak maksimal.(al)
