Tim asuhan Murat Yakin dikenal disiplin dalam bertahan dan efektif memanfaatkan serangan balik. Breel Embolo, Dan Ndoye, dan Ruben Vargas diprediksi menjadi ancaman utama bagi pertahanan Argentina. Namun, Swiss dipastikan kehilangan gelandang muda Ardon Jashari yang harus absen akibat cedera lutut.
Menjelang pertandingan, Lionel Scaloni mengingatkan anak asuhnya agar tidak meremehkan lawan. Dalam konferensi pers yang dikutip FIFA, ia menegaskan Swiss merupakan tim tangguh yang dihuni banyak pemain berpengalaman serta memiliki tradisi yang baik di Piala Dunia. Scaloni juga berharap Argentina terus dikenal sebagai tim yang tidak pernah puas dan selalu tampil maksimal di setiap pertandingan.
Menurut laporan ESPN, Scaloni kembali memuji konsistensi Messi yang dinilainya masih mampu tampil di level tertinggi dan menjadi salah satu kekuatan utama Argentina.
Di sisi lain, Murat Yakin melihat peluang timnya menciptakan kejutan. Kepada Reuters, pelatih Swiss itu menilai Argentina masih menunjukkan sejumlah kerentanan dalam dua pertandingan terakhir sehingga peluang untuk memberikan tekanan tetap terbuka.
Optimisme serupa disampaikan kapten Granit Xhaka. Menurut Reuters, Xhaka mengakui Messi sebagai pemain terbaik dunia, tetapi meyakini kekuatan kolektif Swiss mampu membatasi pengaruh sang megabintang.
