BANGGAIPOST.COM,Luwuk- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banggai menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), di ruang rapat umum kantor DPRD setempat, Senin (12/6).
RDP Komisi Gabungan yang terdiri dari Komisi I dan III ini digelar, menyahuti aspirasi kalangan mahasiswa yang dimotori GMNI dan IMM Banggai.
Dalam rapat itu sejumlah mahasiswa menyoal alokasi anggaran makan minum Dinas Pendidikan yang cukup fantastis mencapai Rp.2.1 miliar.
Tidak itu saja, organ mahasiswa ini juga secara lantang menyuarakan problem minimnya Tenaga guru dan infrastruktur pendidikan, yang membutuhkan perhatian serius dari instansi terkait.
Seperti diutarakan, Ketua GMNI Banggai Rifat Hakim. Ia menilai, anggaran makan-minum yang digelontorkan sebesar Rp.2.1 Miliar sangat tidak wajar. Sementara masih banyak kebutuhan dasar pendidikan yang harus disentuh oleh Dinas terkait.
“Harusnya dinas lebih memprioritaskan kebutuhan layanan dasar, masih banyak yang harus di sentuh. Di batui misalnya, masih banyak sekolah yang kekurangan guru Agama, infrastuktur pendidikan yang harus dibangun,”tegasnya.
Pernyataan mahasiswa tersebut ditanggapi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Syafrudin Hinelo,S.STP,M.Si.
