“Kalau dibilang langka sebenarnya tidak. Karna BBM jenis solar di Pertamina itu tersedia dan cukup. Kalau misalkan kurang seharusnya SPBU meminta penambahan penyaluran,” ungkap Bagian Sales Fuel Terminal BBM Banggai Hadi Nurohman.
Setelah mendengar pernyataan dari PT. Pertamina, beberapa anggota DPRD pun memberikan tanggapan. Diantara, Aleg asal PKB Rusdin Panguale. Dirinya mengatakan, jika pihak Pertamina menjamin bahwa ketersedian BBM jenis solar cukup maka kemudian siapa yang bermain, sehingga terjadi kelangkaan BBM jenis solar ini.
Selain Rusdin Panguale, Alaudin dari Aleg dari PKS mengatakan, bahwa saat ini dilapangkan BBM jenis solar dijual mencapai Rp. 3 juta per drum. Maka jangan disalahkan pengusaha transportasi laut jika kemudian menaikan harga tiket kapal.
