BANGGAIPOST NUHON – Warga Desa Bala’ang, Kecamatan Nuhon, Kabupaten Banggai, digegerkan dengan dugaan kasus pencurian sapi yang terjadi di wilayah perkebunan desa setempat. Seekor sapi milik warga yang sebelumnya diikat di kebun ditemukan dalam kondisi mengenaskan, hanya menyisakan tulang, kepala, kulit, dan bagian isi perut.
Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Selasa malam (26/5), saat sebagian besar warga sedang tertidur. Pelaku diperkirakan beraksi pada tengah malam hingga dini hari dengan memotong sapi langsung di lokasi kebun yang berada cukup jauh dari permukiman warga.
Pemilik sapi baru mengetahui kejadian itu pada pagi harinya saat hendak memeriksa ternaknya di kebun. Ia terkejut mendapati sapi miliknya sudah tidak utuh lagi. Daging sapi diduga telah dibawa kabur oleh pelaku, sementara di lokasi hanya tersisa kepala, tulang belulang, kulit, dan isi perut hewan tersebut.
Kejadian itu sontak mengundang perhatian warga sekitar. Sejumlah warga yang datang ke lokasi mengaku prihatin sekaligus geram atas aksi pencurian tersebut. Pasalnya, ternak sapi merupakan aset berharga yang dipelihara bertahun-tahun untuk menunjang kebutuhan ekonomi keluarga.
“Kasihan pemiliknya, karena sapi itu dipelihara cukup lama. Nilainya juga besar. Pelaku sudah sangat meresahkan,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.
Warga menduga pelaku berjumlah lebih dari satu orang. Sebab, proses pemotongan hingga pengangkutan daging sapi dinilai sulit dilakukan sendirian. Selain itu, pelaku diduga sudah mengetahui kondisi lokasi kebun yang sepi sehingga nekat menjalankan aksinya pada malam hari.
Peristiwa ini kini menjadi perbincangan masyarakat Desa Bala’ang dan sekitarnya. Warga berharap aparat penegak hukum segera turun tangan melakukan penyelidikan agar pelaku dapat segera ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.
Menjelang Hari Raya Idul Adha, warga juga diimbau lebih waspada dalam menjaga ternak mereka, terutama yang berada di area perkebunan maupun lokasi yang jauh dari permukiman. Momen menjelang lebaran kerap dimanfaatkan oknum tertentu untuk melakukan pencurian ternak karena tingginya permintaan daging sapi di pasaran.(alin)












