Adapun daun kelor yang dikenal sebagai daun ajaib oleh negara luar ini di olah menjadi aneka produk, diantaranya sebagai bahan pembuat kapsul, teh dan obat herbal,”Banyak akses pasar yang bisa dijangkau terkait penjualan daun kelor. Baru-baru ini ada permintaan stok ribuan ton. Nah, ini harus kita manfaatkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,”tuturnya.
Selain kebutuhan ekspor, daun kelor kerap menjadi andalan industri rumah tangga. Produk yang dihasilkanpun beragam jenis.
Seperti minyak biji kelor, saat ini dipasar lokal harganya mencapai Rp.250.000. Selain itu, dapat dibuat produk teh yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh,” Untuk skala pasar lokal daun kelor 1 Kg seharga Rp.50 ribu. Lumayan untuk menambah pendapatan. Saya juga saat ini tengah mengembangkan budidaya tanaman kelor. Kamipun akan mendorong untuk di kembangkan industri olahan rumah tangga tanaman kelor di daerah ini,”pungkasnya. (NS)
