BANGGAIPOST.COM,Luwuk- Merasa kesal dengan Kepala Desa (Kades), sejumlah warga Desa Tuntung mendatangi Kantor Desa Tuntung, Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai.
Aksi puluhan warga itu dilakukan untuk menemui Kades Tuntung Maryono Yusuf untuk meminta Klarifikasi, Kamis (23/3/2023) pukul 21.00 Wita.
Langkah tersebut dilakukan sehubungan dengan surat Kades Tuntung kepada PT. Koninis Fajar Mineral (KFM) atas penundaan pembayaran honor petugas Syarah yang ada di Masjid Al Musinin dan Masjid Darut Taubah.
Menurut Kapolsek Bunta, bahwa mendapat laporan dari masyarakat yang mana sekitar 50 orang warga menggeruduk Kantor Desa Tuntung selepas Tarwih untuk meminta klarifikasi kepada kades terkait dengan surat tersebut, langsung mendatangi TKP dan melakukan audience dengan masyarakat.
“Rencananya hari Kamis tanggal 23 Maret ini akan dibayarkan honor petugas Syarah, namun tertunda dengan adanya Surat Kades kepada PT. KFM,” ujar Kapolsek Bunta AKP Syukri Larau, SH.
Dalam surat tersebut, petugas Syarah penerima honor yang diajukan Kades Tuntung kepada PT. KFM terdiri dari Pembantu Imam, Hatif dan Bilal. Sedangkan Imam Masjid sudah tidak masuk dalam penerima honor.
“Akibatnya Imam Masjid Daraut Taubah secara lisan mengundurkan diri. Hal inilah yang membuat Sebagian masyarakat resah,” jelas Kapolsek.
