Berita Utama

Buah Naga Masih Muda Dibagikan ke Siswa, Orang Tua Pertanyakan Kualitas Menu MBG

“Ini menyangkut kesehatan dan tumbuh kembang anak. Jangan sampai program yang niatnya baik justru terkesan asal-asalan dalam pelaksanaannya,” kata orang tua siswa lainnya.

Sementara itu, di Kota Luwuk, sejumlah orang tua siswa juga menyampaikan protes terkait menu MBG yang dinilai tidak sebanding dengan harapan program pemenuhan gizi anak. Menu yang diterima siswa disebut hanya terdiri dari satu buah roti kecil, satu donat kecil, tiga buah pisang mas, serta satu bungkus kecil keripik tempe.

Para orang tua menilai porsi dan nilai makanan tersebut masih jauh dari standar makanan bergizi yang diharapkan. Bahkan, beberapa wali murid memperkirakan harga keseluruhan paket makanan tersebut tidak mencapai Rp6.000 hingga Rp7.000 per porsi.

“Kami bukan menolak programnya, tapi kualitas dan kelayakan menunya harus diperhatikan. Kalau nilainya segitu, apakah sudah benar-benar memenuhi kebutuhan gizi anak?” ujar salah satu orang tua siswa.

Program MBG yang sejatinya bertujuan meningkatkan kualitas gizi peserta didik diharapkan dapat berjalan sesuai standar nutrisi yang telah ditetapkan. Warga berharap pengawasan terhadap proses pengadaan dan seleksi bahan pangan diperketat, termasuk transparansi pelaksanaan di lapangan agar manfaat program benar-benar dirasakan siswa.

Bagikan: