Program Berani Sehat lahir dengan semangat mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Program ini mendapat apresiasi luas karena membantu banyak warga yang selama ini kesulitan mengakses layanan medis. Karena itu, ketika muncul kasus seperti ini, yang dipertaruhkan bukan hanya keputusan seorang petugas, tetapi juga kepercayaan publik terhadap program tersebut.
Pemerintah tidak boleh alergi terhadap kritik. Sebaliknya, kritik harus dipandang sebagai alarm untuk melakukan evaluasi. Jika memang ada oknum yang salah memahami aturan, maka perlu diberikan pembinaan. Jika aturannya terlalu kaku, maka perlu ditinjau kembali. Sebab tujuan akhir dari setiap program publik bukanlah kepatuhan terhadap prosedur semata, melainkan pelayanan kepada manusia.
Yang juga perlu diingat, masyarakat tidak sedang menuntut fasilitas mewah. Mereka hanya berharap ketika musibah datang, negara dan pemerintah hadir dalam bentuk yang paling sederhana: membantu.
Peristiwa ini harus menjadi momentum untuk memperjelas standar operasional penggunaan ambulans desa atau ambulans program pemerintah. Jangan sampai setiap daerah menerapkan tafsir yang berbeda-beda sehingga menimbulkan kebingungan dan rasa ketidakadilan di tengah masyarakat.
