Patroli Gabungan Tangkap 14 Awak Kapal Tanpa Nama

DESTRUCTIVE FISHING: Sejumlah barang bukti diamankan personil tim operasi gabungan di perairan Banggai Laut. 14 Awak ditangkap beserta sejumlah barang bukti. Mereka diduga melakukan tindak pidana destructive fishing.


BANGGAI POST, BALUT – Patroli gabungan KP XIX 1003 unit Banggai Laut bersama personil Pengawas SDKP wilayah Kerja (Wilker) Banggai Kepulauan dan Banggai Laut berhasil mengamankan satu kapal tanpa nama dengan awak 14 orang yang diduga melakukan tindak pidana destructive fishing.
Kepala Wilker PSDKP Bangkep dan Balut, M. Cahyadin El Anas’t mengatakan, operasi yang dilaksanakan pada Sabtu (2/7) sekira pukul 14.00 WITA tim Gabungan Kementrian Psdkp dibackup personil Pos Polairud Banggai Laut bertolak dari pos Polairud menuju Kepulauan Pedal Kecamatan Labobo dan tidak membuahkan hasil. Tim memutuskan untuk beristrahat di pulau Pedal.

Baca Juga :  Muscab Gapensi di Gelar, Bupati: Pengusaha Lokal Jadi Prioritas, Tak Boleh Beri Fee ke Pejabat


“Operasi dilaksanakan selama dua hari, hari pertama tidak ada hasil. Dan tim memutuskan untuk istirahat di pulau pedal,” ungkap Cahyadin melalui rilisnya. Pada hari Kedua operasi, Minggu (3/7),
Patroli dilanjutkan kembali bertolak dari Pulau Pedal pukul 07.00 WITA menuju pulau Mangkean Kecamatan Bokan Kepulauan dan pada pukul 10.00 WITA tim melakukan pengejaran kapal. Sekitar 25 menit pengajaran, kapal tanpa nama berhasil dikuasai oleh tim patroli gabungan, berhasil mengamankan 14 orang berserta barang bukti.
Barang bukti yang berhasil diamankan, ikan kurang lebih 300 kilo, satu botol (Bir Bintang) bahan peledak, Alat Selam Kompresor lengkap dengan selang kompresor, kacamata selam 3 buah, kabel 4 gulung, Bundre (sero) dan kaki katak 6 pasang. “Saat ini tersangka kami amankan di kantor PSDKP Banggai,” ungkapnya. (IK)