Sebagai Pemateri Bimtek Kades Terpilih, Begini Penegasan Bachtiar Pasman

Foto: Istimewa

BANGGAIPOST.COM,Luwuk- Sebanyak 65 Kepala desa terpilih di Kabupaten Banggai mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Banggai.

Kegiatan yang dijadwalkan selama 2 hari itu, dibuka secara langsung oleh Bupati Banggai di Santika Hotel Luwuk, dimulai pada 8-9 Maret 2022.

Tampil sebagai pemateri, Salah seorang anggota DPRD Kabupaten Banggai, Bachtiar Pasman.

Politisi senior itu menegaskan, dengan mengusung tema peningkatan kapasitas kepala desa terpilih, kita wujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel menuju banggai yang maju, mandiri dan sejahtera, maka diharapkan para kepala desa dapat mengimplementasikan hal tersebut kepada masyarakatnya berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  SAH, Pilkada Banggai Laut Diikuti Empat Pasangan Calon

“Tujuan Bimtek ini agar semua kepala desa mampu meningkatkan pengetahuannya tentang loyalitas, komitmen, profesional dalam menjalankan hirarki instruksi pimpinan pemerintahan.Terlebih lagi memyangkut keterampilan dan perilaku kepala desa itu sendiri,” ujar. Om Tiar sapaan akrabnya.

Kader PKB ini menambahkan, lembaga legislatif akan memberi usulan kepada pemerintah daerah agar dimasa mendatang nanti, tak hanya kades terpilih yang dilatih. Akan tetapi, seluruh calon Kades diwajibkan untuk mengikuti Bimtek agar memiliki pengetahuan tentang tata kelola pemerintahan lebih awal.

“Saya pribadi sangat mengapresiasi kegiatan ini. Sehingga kedepannya nanti perlu ditingkatkan,” tandasnya.

Disela kegiatan itu, Kepala desa Bantayan, Zulkarnain Tangahu saat dimintai keterangannya mengatakan, dirinya tetap konsisten dengan ketentuan yang berlaku berdasarkan apa yang telah disampaikan pada kegiatan Bimtek.

Baca Juga :  Dicerai Suami, Wanita Ini Coba Bunuh Diri

Akan tetapi lanjut Nain sapaannya, jika kemudian hari pihaknya keluar dari ketentuan yang berlaku, maka dirinya bersedia untuk dikoreksi.

“Saya terbuka untuk siapa saja yang akan mengkritik saya jika saya keluar dari rel aturan yang sebenarnya. Tapi tekad kami, mengutamakan kepentingan masyarakat desa agar bisa maju, mandiri dan sejahtera,” Tutur Zulkarnain Nayu. (Juf).