Penemuan Dua Mayat Perempuan di Saluran Irigasi Toili, Ini Penjelasan Polisi

Foto:Humas Polres Banggai

BANGGAIPOST.COM,Toili-Polisi mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) peristiwa penemuan dua mayat di saluran irigasi sawah Desa Tirtasari, Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, Senin (28/2/2022).

Penemuan dua mayat yang diketahui berjenis kelamin perempuan itu pertama kali ditemukan oleh salah seorang warga sekitar pukul 10.30 Wita.

“Kedua mayat perempuan ini masing-masing berusia 55 tahun dan bocah  berusia 5 tahun yang masih di bangku taman kanak-kanak (TK),” ungkap Kapolsek Toili Iptu Tonny SH.

Saat itu saksi pulang dari sawah dan ditengah perjalanan tepatnya di lokasi saluran irigasi sawah Desa Tirtasari, dirinya melihat sesosok tubuh mengapung dalam keadaan tengkurap. Sehingga saksi memanggil seorang rekannya untuk bersama-sama mendekati tubuh korban tersebut.

Baca Juga :  Komunitas Disabilitas Balut Berbagi Takjil Buka Puasa

“Dan setelah mendekat kedua saksi tersebut kembali melihat sesosok tubuh lain lagi yang mengapung sekitar 20 meter dari lokasi tubuh korban pertama,” beber Iptu Tonny.

Dari hasil pemeriksaan luar terhadap tubuh kedua korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan.

“Diduga kedua korban meninggal akibat hanyut atau tenggelam di aliran air saluran irigasi saat sedang mandi dan mencuci baju karena di pinggir saluran bagian atas tepatnya sekitar 500 meter dari tubuh korban ditemukan, didapati pakaian dan sabun milik korban,” terang Iptu Tonny.

Selain itu, dari hasil keterangan warga sekitar bahwa kedua orang korban tersebut biasanya setiap pagi melakukan aktifitas mandi hingga mencuci pakaian di saluran irigasi tersebut dan kedua korban tidak bisa berenang.

Baca Juga :  Aniaya Anak Usai 10 Tahun, Oknum Remaja di Batui Diamankan Polisi

“Karna satu korban masih anak-anak dan korban satunya sudah tua dan sakit-sakitan. Kedua korban ini merupakan tante dan keponakan ,” kata Kapolsek.

Pihak keluarga tidak menghendaki untuk dilakukan otopsi dan proses hukum lebih lanjut. Sebab telah menerima kejadian tersebut dengan ikhlas sebagai suatu musibah, dan selanjutnya menuangkannya dalam surat pernyataan yang ditandatangani oleh pihak keluarga.(Hmp)