Oleh: S Durandt
“Ambisi itu sesuatu yang baik, setiap orang harus memilikinya. Karena ambisi merupakan cita-cita atau apa yang ingin dituju atau roh seorang manusia untuk survive dalam hidupnya. Kalau orang tidak memiliki ambisi, berarti dia tidak mengisi kehidupannya,” kata psikolog ternama, Tika Bisono MPsi Psi, dilansir dari okezone.com
Dari pendapat ini bisa di simpulkan bahwa setiap manusia memiliki ambisi, selagi ambisi tetap mengutamakan prinsip prinsip moral dan etika dalam mencapai tujuan.
Namun terkadang kata ambisii dijadikan kampanye hitam pada ruang ruang politil praktis untuk menyerang lawan politik.
Melihat fenomena yang terjadi saat ini, mendorong jari jari saya untuk membuat catatn singkat tentang perbedaan ambisi, keserkahan dan ambisi melawan keserakahan .
Agar tidak gagal faham, dan tidak mudah termakan opini penyesatan oleh kelompok-kelompok yang mengatasnamakan kepentingan rakyat untuk kepentingan politik, harus terlebih dahulu memahami bahwa, ambisi dan keserakahan adalah dua konsep yang berbeda, tetapi seringkali saling terkait dalam konteks politik.
Ambisi merujuk pada dorongan untuk mencapai tujuan tertentu atau meraih keberhasilan dalam karir politik, sementara keserakahan mencerminkan dorongan untuk memperoleh keuntungan pribadi atau materi dengan cara yang tidak etis atau tidak sah.
