Berikutnya, terduga Kabag Tapem menuliskan “Yth.Camat se-Kab. Banggai….jika ada tambahan pemasangan baliho dr jumlah sebelumnya dapat di laporkan… terutama Kecamatan2 yg sangat rendah jumlah seberan balihonya…menjadi perhatian utk kita semua…,”.
Tak hanya itu, Kabag Tapem juga mengingatkan kepada anggota grup agar memaksimalkan kehadiran masyarakat saat kampanye petahana dilakukan, khususnya di masing-masing kecamatan.
“Izin bapak2 Camat…satu ha lagi yg perlu di ingatkan utk kita semua,,, bagi wilayah yg berhajat dan akan menghadirkan bupati/wakil bupati harap dimaksimalkan kehadiran masyarakat serta situasi dan kondisi wilayah dalam keadaan kondusif…,”
Percakapan yang diduga kuat terlibat politik praktis dan melanggar netralitas ASN ini kata Zulharbi, bermakna dengan tujuan untuk menyatukan keinginan dan konsolidasi masa pemenangan dalam rangka mendukung pasangan calon Amirudin dan Furqanuddin Masulili.
Hal tersebut sebagai tujuan untuk merumuskan strategi pemenangan serta langkah-langkah yang perlu diambil untuk mendukung pasangan calon tersebut. “Yang dengan jelas memberikan arahan dan motivasi kepada semua camat sekabupaten banggai agar dapat bekerja sama secara maksimal dalam upaya memenangkan pasangan calon Petahana,” cetusnya.
