“Informasinya mesin rusak, kalo memang rusak tidak usah pake giliran menyala apalagi di paksa untuk di nyalakan se labobo, karna depe dampak banyak bisa jadi kerusakan barang-barang elektronik karna lampu mati-mati lampu. Karna kalau rusak, apa PLN mau tanggungjawab,” tandasnya.
Sebagai masyarakat kecil, Hudan berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Laut dan PLN bisa menyelesaikan masalah krisis listrik yang terjadi di Kecamatan Labobo.
Sebab, nilai dia, banyak aktivitas masyarakat Bontosi dan masyarakat Kecamatan Labobo yang tertunda pada malam hari.
“Torang mau beraktivitas malam so tidak bisa karna mati-mati lampu. Apalagi torang di Bontosi ini, rata-rata nelayan butuh es batu hanya tidak ada karna listrik yang bagini ini,” ucapnya. (IK)
